Daripohuwato.id – Program Gerbang Pohuwato SIAAP (GPS) yang dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, Rabu (04/11) dan Kamis (05/11/2026), di Kecamatan Popayato dan Kecamatan Patilanggio, dimanfaatkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop dan UKM) Kabupaten Pohuwato untuk menggelar pasar murah bersubsidi.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sebanyak 500 paket sembako yang disediakan Pemerintah Kabupaten Pohuwato habis terjual di dua kecamatan tersebut.
Tingginya minat masyarakat tidak lepas dari harga kebutuhan pokok yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Pohuwato, Ibrahim Kiraman, menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan sebanyak 500 paket sembako selama pelaksanaan pasar murah melalui program Gerbang Pohuwato SIAAP.
“Alhamdulillah, seluruh paket yang kami siapkan habis terjual, baik di Kecamatan Popayato pada Rabu, 4 November, maupun di Kecamatan Patilanggio pada Kamis, 5 November 2026. Selama dua hari berturut-turut, kami melaksanakan pasar murah dengan masing-masing menyediakan 250 paket di setiap kecamatan,” jelas Ibrahim.
Ia menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato tersebut. Menurutnya, masyarakat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas pelaksanaan pasar murah bersubsidi yang dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Adapun setiap paket sembako berisi beras sebanyak 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, serta telur sebanyak 10 butir.
Seluruh kebutuhan pokok tersebut dijual dengan harga Rp75.000 per paket. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan perkiraan harga normal di pasaran yang mencapai sekitar Rp150.000.
“Kalau dibeli di luar atau di pasar, harganya bisa mencapai Rp150.000. Namun, melalui program ini pemerintah memberikan subsidi sehingga masyarakat bisa mendapatkan satu paket sembako hanya dengan membayar Rp75.000,” ujarnya.
Ibrahim berharap, pelaksanaan pasar murah bersubsidi tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah kondisi musim kemarau serta menurunnya daya beli masyarakat.
Diketahui, pelaksanaan Gerbang Pohuwato SIAAP di Kecamatan Popayato berlangsung di Lapangan Proklamasi Popayato pada Rabu, 4 November 2026. Sementara itu, kegiatan di Kecamatan Patilanggio digelar di Lapangan Desa Dulomo pada Kamis, 5 November 2026.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap program pasar murah bersubsidi dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
