Daripohuwato.id – Banjir bandang yang melanda Dusun Kapali, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato pada Sabtu (7/3/2026) memicu keprihatinan dari pihak Tambang Emas Pani. Bencana yang terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi tersebut merendam puluhan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum.
Ketinggian air dilaporkan mencapai lutut orang dewasa di dalam rumah warga. Selain itu, debit air dari kawasan pegunungan sempat meluap hingga menutupi badan jalan, sementara sebuah masjid turut terdampak genangan. Kondisi diperparah oleh letak permukiman warga yang sebagian besar berada di bantaran sungai.
Menanggapi situasi tersebut, pihak perusahaan menyatakan akan mengerahkan Tim Emergency Response Team (ERT) untuk membantu penanganan darurat hingga proses pemulihan pascabencana.
“Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Tambang Emas Pani akan mengirimkan tim Emergency Response Team (ERT) beserta perlengkapan yang dibutuhkan untuk membantu proses penanganan dan pemulihan pascabanjir,” demikian keterangan resmi yang diterima media, Minggu (8/3/2026).
Perusahaan juga menegaskan bahwa penanganan akan dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah setempat dan pihak terkait. Langkah intervensi akan disesuaikan dengan hasil inventarisasi kebutuhan prioritas di lapangan.
Selain itu, pihak perusahaan menyatakan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan proses penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran.






