Daripohuwato.id – Masyarakat Kabupaten Pohuwato kembali diingatkan untuk memperkuat sikap toleransi serta tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang menyimpang dari ajaran agama maupun nilai kebangsaan. Imbauan ini disampaikan oleh tokoh masyarakat Pohuwato, Jihu Saleh, sebagai upaya menjaga kerukunan dan stabilitas keamanan daerah.
Jihu mengatakan, Pohuwato memiliki keistimewaan sebagai wilayah yang menjunjung tinggi keberagaman. Hal ini terlihat dari keberadaan Desa Pancasila di Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, yang menjadi simbol kerukunan antarumat beragama. Desa tersebut dihuni masyarakat dari berbagai suku, budaya, dan agama yang hidup berdampingan secara harmonis.
“Keberagaman adalah kekuatan kita. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk saling menghargai antarumat beragama dan tidak terpengaruh oleh paham yang melenceng dari nilai agama maupun Pancasila,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta mendukung aparat dalam mencegah penyebaran paham radikal dan intoleran.
“Aparat keamanan tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakat harus terlibat aktif. Bila ada indikasi atau aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan agar keamanan daerah tetap terjaga,” tambahnya.
Jihu berharap semangat kebersamaan dan toleransi yang telah lama mengakar di Bumi Panua dapat terus dipertahankan demi terciptanya Pohuwato yang aman, damai, dan rukun.








