Daripohuwato.id – Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) melalui berbagai kegiatan sosial. Salah satunya diwujudkan lewat program Jumat Berkah yang menyasar warga binaan di Lapas Kelas IIB Pohuwato.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda berbagi makanan atau bantuan. Bagi YR TIM, Jumat Berkah merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir memberikan perhatian, dukungan moral dan sentuhan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pendiri YR TIM, Yosar Ruiba, mengatakan sejak awal berdirinya, yayasan tersebut diarahkan sebagai wadah yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, sebuah yayasan tidak cukup hanya berdiri secara kelembagaan, tetapi harus mampu bergerak dan hadir di tengah masyarakat.
“YR TIM tidak sekadar yayasan yang berdiri lalu diam. Bagi kami, keberadaan yayasan harus memberikan sentuhan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Yosar Ruiba.
Ia menilai warga binaan Lapas Pohuwato juga merupakan bagian dari masyarakat yang tidak boleh luput dari perhatian sosial. Mereka, kata Yosar, membutuhkan dukungan moral, kepedulian serta semangat agar tetap memiliki harapan selama menjalani proses pembinaan.
Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses mereka untuk mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.
“Bagi saya, berbagi itu bukan melihat siapa yang menerima, tetapi bagaimana kita bisa hadir ketika ada orang lain yang membutuhkan. Mereka yang berada di dalam Lapas juga adalah saudara kita dan bagian dari masyarakat,” ungkapnya.
Bukan Sekadar Berbagi
Komitmen YR TIM terhadap warga binaan sebelumnya juga diwujudkan melalui komunikasi dan sinergi dengan pihak Lapas Kelas IIB Pohuwato.
Dalam pertemuan dengan pihak lapas, Yosar Ruiba menyampaikan komitmen YR TIM untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial, termasuk mendukung program Jumat Berkah serta berbagai kegiatan pembinaan bagi warga binaan.
YR TIM memandang kegiatan sosial bukan sekadar aktivitas berbagi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral untuk menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat.
Melalui program Jumat Berkah, YR TIM ingin menyampaikan pesan bahwa kepedulian tidak mengenal batas tempat maupun kondisi seseorang. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian, kepedulian harus terus dihadirkan.
Yosar berharap kegiatan tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari gerakan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Pohuwato.
“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan, semangat dan motivasi. Jangan melihat besar kecilnya apa yang diberikan, tetapi lihatlah ketulusan dan kepedulian di dalamnya,” tuturnya.
Selain Jumat Berkah, YR TIM juga telah memberikan dukungan terhadap sejumlah kegiatan positif di Lapas Pohuwato, termasuk kegiatan pembinaan dan olahraga bagi warga binaan.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung proses pembinaan yang lebih humanis dan produktif, sekaligus memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Bagi Yosar Ruiba, keberadaan YR TIM harus terus bergerak bersama masyarakat dan memberikan manfaat nyata.
“YR TIM hadir bukan untuk sekadar ada. Kami ingin keberadaan YR TIM bisa dirasakan manfaatnya, terutama oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Semangat tersebut menjadi pijakan YR TIM untuk terus mengembangkan berbagai program sosial dan kemasyarakatan di Kabupaten Pohuwato.
Bagi YR TIM, pesan yang ingin dibangun sederhana: hadir, berbagi dan memberikan manfaat nyata bagi sesama.







