Aksi Besar di Depan Mata, DPD II KNPI Pohuwato Siap Berjuang Bersama BARA API

Mohamad Rusli Laki : Wakil Ketua DPD II KNPI Pohuwato Energi & Sumber Daya Mineral
Mohamad Rusli Laki : Wakil Ketua DPD II KNPI Pohuwato Energi & Sumber Daya Mineral

Daripohuwato.id – Ketua DPD II KNPI Pohuwato, melalui Wakil Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral, Mohamad Rusli Laki, menegaskan bahwa momentum Hari Buruh Nasional harus menjadi refleksi nyata atas perjuangan masyarakat, khususnya para penambang di Kecamatan Buntulia, Senin, (27/4/2026).

Menurut Rusli, masyarakat penambang di wilayah tersebut telah lama menghadapi tekanan dan dugaan intimidasi dari pihak perusahaan. Kondisi ini dinilai mencerminkan ketimpangan yang belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

“Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, pemerintah tidak seharusnya diam melihat dominasi perusahaan. Rakyat kecil yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup justru berada dalam posisi tertekan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti berbagai peristiwa yang kerap terjadi di lapangan tanpa adanya penyelesaian yang menyentuh akar persoalan. Minimnya komunikasi antara pihak terkait dinilai memperkeruh situasi, sementara aktivitas perusahaan terus berjalan tanpa mempertimbangkan kondisi masyarakat setempat.

Terkait label praktik pertambangan ilegal yang disematkan kepada masyarakat, Rusli menilai hal tersebut perlu dikaji secara lebih adil. Ia menyebut aktivitas yang dilakukan warga merupakan bentuk upaya bertahan hidup dan kemandirian ekonomi di tengah keterbatasan.

“Rakyat bukan melawan hukum, tetapi meminta agar amanat undang-undang dijalankan secara adil dan berpihak,” tegasnya.

Lebih lanjut, DPD II KNPI Pohuwato menyatakan akan turut serta dalam aksi yang diinisiasi oleh BARA API yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 7 Mei 2026. Aksi tersebut disebut sebagai bentuk solidaritas dan perjuangan kolektif, bukan sekadar kepentingan kelompok tertentu.

“Ini bukan lagi soal kepentingan pribadi, tetapi menyangkut harga diri masyarakat Pohuwato yang merasa terus terpinggirkan,” pungkas Rusli.

Pos terkait