KNPI Pohuwato Resmi Dilantik, Langsung Deklarasi Sikap soal Nasib Penambang

Daripohuwato.id – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pohuwato resmi dilantik pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Taman Pemuda, kawasan Block Plan Perkantoran Marisa, berjalan dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam, Ketua Komisi III DPRD Pohuwato Nasir Giasi, Dandim 1313 Pohuwato, Kapolres Pohuwato, Kepala Kejaksaan Negeri Marisa, Ketua Baznas Pohuwato, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Hadir pula para Ketua KNPI kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo sebagai bentuk dukungan terhadap kepengurusan yang baru.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Gorontalo, Riyanto Ismail.

Usai dilantik, Ketua DPD KNPI Pohuwato, Fadriyanto Mohi, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemuda untuk terus berkolaborasi dengan seluruh elemen dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam momentum tersebut, Fadriyanto juga menyampaikan “Deklarasi Pemuda Panua” yang memuat sikap KNPI terhadap dinamika investasi pertambangan dan kondisi masyarakat penambang di Pohuwato.

Ia menjelaskan, terdapat dua poin utama dalam deklarasi tersebut. Pertama, KNPI berkomitmen mengawal percepatan perizinan pertambangan rakyat. Kedua, KNPI menyatakan dukungan terhadap investasi pertambangan oleh Merdeka Copper Gold (MDKA) beserta seluruh anak perusahaannya di Pohuwato, dengan tetap mengedepankan perlindungan hak-hak masyarakat penambang.

Lebih lanjut, KNPI Pohuwato juga berkomitmen untuk mendampingi masyarakat penambang dalam memperjuangkan hak tali asih maupun bentuk kompensasi lainnya, khususnya atas lahan yang telah dikelola secara turun-temurun, baik yang berada di dalam maupun di luar wilayah konsesi perusahaan.

“Deklarasi ini kami tegaskan agar masyarakat dapat mandiri di sektor pertambangan dan mampu hidup berdampingan secara harmonis dengan investasi perusahaan, tanpa mengabaikan hak dan kepentingan masyarakat lingkar tambang,” tegas Fadriyanto.

Selain prosesi pelantikan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DPD KNPI Pohuwato dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pohuwato serta Dinas Pertanian Pohuwato, sebagai bentuk sinergi lintas sektor.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada puluhan kaum dhuafa, hasil kerja sama dengan Baznas Pohuwato, sebagai wujud kepedulian sosial pemuda terhadap masyarakat.

Pos terkait