ABPEDNAS Gandeng 3.181 Media Anggota SMSI untuk Perkuat Program Jaga Desa

Daripohuwato.id – Pendiri Srikandi Jaga Desa yang juga Utusan Khusus Presiden RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa, Hashim S. Djojohadikusumo, secara resmi melantik dan mengukuhkan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa dari seluruh Indonesia di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Pelantikan yang mengusung tema “Perempuan Berdaya, Desa Sejahtera” itu menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam mendukung pembangunan desa sekaligus mengawal berbagai program strategis pemerintah yang berpihak kepada masyarakat.

Srikandi Jaga Desa merupakan organisasi sayap resmi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) yang dibentuk untuk memperkuat partisipasi perempuan dalam pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, pengawasan program pemerintah, serta mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, Ella Nurlaela Tubagoes resmi dilantik sebagai Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa bersama jajaran pengurus tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Acara turut dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Wakil Jaksa Agung RI, para menteri dan wakil menteri, komisaris serta direksi BUMN, kepala daerah, dan tamu undangan lainnya. Hadir pula Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal serta Gubernur Maluku Sherly Laos yang juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Srikandi Jaga Desa.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 18.30 WIB dengan penampilan tari tradisional, dilanjutkan pembacaan berita acara, Surat Keputusan, serta susunan pengurus DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa oleh Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana. Prosesi pelantikan kemudian dipimpin langsung oleh Hashim S. Djojohadikusumo didampingi Prof. Dr. Reda Manthovani.

Perempuan Harus Menjadi Penggerak Kemajuan Desa

Dalam sambutannya, Hashim memberikan apresiasi kepada seluruh perempuan yang tergabung dalam Srikandi Jaga Desa atas komitmen mereka dalam mendukung pembangunan desa.

Menurutnya, pelantikan tersebut berlangsung pada momentum yang tepat seiring dimulainya berbagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ia menyoroti sejumlah program strategis pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Sekolah Rakyat yang membutuhkan dukungan serta pengawasan dari seluruh elemen masyarakat.

“Program-program pemerintah dengan tujuan mulia sudah mulai berjalan, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kesehatan anak-anak di desa. Namun apabila pelaksanaannya tidak diawasi dan dibina dengan baik, hasilnya tentu tidak akan maksimal,” ujar Hashim.

Ia menegaskan, keberhasilan setiap program pemerintah sangat bergantung pada sinergi dan pengawasan semua pihak.

“Program yang tujuan mulia jangan sampai gagal karena lemahnya pengawasan. Mari kita kawal bersama agar setiap program berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” tegasnya.

ABPEDNAS dan SMSI Jalin Kerja Sama Dukung Program Jaga Desa

Usai pelantikan, ABPEDNAS dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai bentuk sinergi mendukung Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa).

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU, bersama Ketua Umum SMSI, Firdaus, dan disaksikan langsung oleh seluruh peserta serta tamu undangan.

Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat publikasi, edukasi, dan penyebarluasan informasi mengenai berbagai program pembangunan desa. Salah satu poin penting dalam kesepakatan itu adalah komitmen SMSI yang menaungi sekitar 3.181 perusahaan media siber di Indonesia untuk mendukung pelaksanaan Program Jaga Desa.

Selain itu, ABPEDNAS dan SMSI juga akan membentuk Pokja News Room Jaga Desa di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia sebagai wadah kolaborasi antara media, pemerintah desa, aparat penegak hukum, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pelaksanaan pembangunan desa demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Sebelum acara ditutup, panitia menyerahkan sejumlah penghargaan kepada para tokoh dan mitra yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan desa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan hiburan dan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian acara yang dikemas oleh Cahaya Professional Muda berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Pos terkait