Daripohuwato.id – Nama Indonesia kembali berkibar di panggung pendidikan dunia. Kali ini, kabar membanggakan datang dari seorang anak berprestasi asal Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Rajendra Arsenio Loupatty berhasil menembus World Final HIPPO 2026 di Italia, setelah melewati perjalanan panjang dan persaingan ketat dalam kompetisi bahasa Inggris tingkat internasional.
Yang membuat pencapaian ini semakin istimewa, Rajendra tercatat sebagai satu-satunya peserta yang mewakili Indonesia di ajang bergengsi tersebut.
Sebelum memastikan langkah ke World Final, Rajendra terlebih dahulu berhasil lolos ke HIPPO Play-Off 2026 di Brighton, United Kingdom. Di babak tersebut, ia harus berhadapan dengan peserta dari berbagai negara, di antaranya Mongolia, Malaysia, Bulgaria, Turki, Mesir, hingga Italia.
Di tengah persaingan peserta dari berbagai penjuru dunia, putra kelahiran Mataram yang kini berdomisili di Pohuwato itu mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Pencapaian Rajendra menjadi bukti bahwa talenta besar tidak selalu lahir dari kota-kota besar. Dari Kabupaten Pohuwato, seorang anak Indonesia mampu melangkah semakin dekat ke panggung kompetisi pendidikan dunia.
Perjalanan tersebut tentu tidak lahir dalam semalam. Ada proses panjang, latihan, pembelajaran, disiplin, pembinaan, serta dukungan keluarga yang mengiringi setiap langkah Rajendra sejak usia dini.
Rajendra merupakan putra dari Randi Laupatty dan Rini Mariani Sanad. Dalam perjalanan meraih prestasinya, Rajendra juga mendapat dukungan besar dari kakek dan neneknya, Faruk Sanad dan Nurhayati Hulubangga, yang turut membantu membiayai perjuangannya hingga berhasil menembus World Final HIPPO 2026.
Keberhasilan Rajendra melangkah ke ajang internasional tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Pohuwato dan Indonesia. Prestasi ini menjadi bukti bahwa dengan dukungan keluarga, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, putra daerah mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah dunia.
Bagi keluarga, prestasi Rajendra bukan sekadar tentang sebuah kompetisi. Ada nama Indonesia yang ingin dibawa dengan penuh kebanggaan.
“Prestasi ini sepenuhnya anak kami persembahkan untuk negara tercinta, Republik Indonesia,” ungkap Rini Mariani Sanad, ibu Rajendra.
Rini mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraih putranya. Ia berharap perjalanan Rajendra dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia, khususnya generasi muda di Pohuwato, agar tidak pernah takut untuk bermimpi besar.
Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari proses panjang dan dukungan berbagai pihak.
Ia juga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap anak-anak daerah yang memiliki potensi dan prestasi, sehingga semakin banyak putra-putri Indonesia yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa di kompetisi internasional.
“Kehadiran pemerintah juga sangat diperlukan guna mendukung potensi-potensi putra-putri berprestasi, sehingga ke depan lebih banyak lagi generasi yang dapat membanggakan nama daerah, bahkan nasional, dalam olimpiade internasional,” pungkasnya.
